Show Mobile Navigation

Artikel Terkini

Berlangganan Artikel Kuljar Via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Pendaftaran

03 January 2010

,

TEKNIK BUDIDAYA TUMBUHAN

Esha Garden - Sunday, January 03, 2010

PELATIHAN MAGANG





TEKNIK BUDIDAYA TUMBUHAN

Oleh

Ir. Edhi Sandra, MSi





KERJASAMA

DEPARTEMEN KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN

dan EKOWISATA

FAKULTAS KEHUTANAN -IPB BOGOR

dengan

BRR NAD dan NIAS

2007

TEKNIK BUDIDAYA TUMBUHAN

Oleh

Ir. Edhi Sandra MSi

I. Pendahuluan

Keanekaragaman hayati tumbuhan sangat bermanfaat bagi manusia. Manfaat tumbuhan tersebut dapat berupa nilai sebagai bahan obat, tumbuhan sebagai bahan pangan, tumbuhan sebagai bahan pewarna, tumbuhan sebagai bahan kosmetik, tumbuhan sebagai bahan racun, tumbuhan sebagai bahan aromatic atau wangi-wangian, dll.

Agar manfaatnya dapat diambil dan dikembangkan oleh manusia maka kita perlu membudidayakannya. Dengan budidaya maka manusia dapat memanfaatkan nilai-nilai yang ada pada tumbuhan tersebut.

II. Teknik Budidaya meliputi:

1. Pengadaan bahan bibit : benih dan bahan stek, okulasi sambung

2. Perkecambahan tumbuhan

3. Perawatan semai tumbuhan

4. Pembesaran tumbuhan

5. Perbanyakan tumbuhan

6. Pembungaan

7. Penyerbukan dan pembuahan

8. Pemupukan

9. Penanganan hama penyakit

Kegiatan Lain dalam Budidaya:

1. Penangkaran

2. Aklimatisasi

3. Karantina

4. Domestifikasi

III. Peranan Unsur Hara dalam Pertumbuhan Tanaman

1. N (Nitrogen) : Zat pembangun pertumbuhan tanaman seperti pembentukan asam amino, pembentukan inti sel.

2. P (Pospor) : Merangsang pembungaan, dan menguatkan akar.

3. K (Kalium) : Menguatkan dinding sel, pembentukan dinding sel dan serat.

4. Ca (kalsium) : Pembentukan lamella tengah yang menyambung sel yang satu dengan yang lain.

5. Fe (besi) : Pembentukan klorofil.

6. Mg (magnesium) : Pembentukan plastida

7. B (boron) : Membantu agar pucuk tidak mati

8. Mn (mangan) : Pembentukan pucuk

9. Cu (tembaga) : Pembentukan akar

IV. Komponen Makanan yang Diperlukan dalam Pertumbuhan Tanaman

Unsur hara: makro dan mikro

1. Vitamnin

2. Hormon

3. Sumber energi

4. asam lemak

5. asam amino

6. Bahan organik

V. Faktor – faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

1. Air

2. Media tanam

3. Sinar matahari

4. Kelembaban

5. Suhu

6. Angin

VI. Pengendalian Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

1. Mempercepat pertumbuhan dan pembesaran tanaman

2. Memperbesar jumlah cadangan makanan dalam tanaman

3. Mengarahkan pertumbuhan tanaman ke organ tertentu

4. Menghambat pertumbuhan tanaman

5. Mendewasakan tanaman

6. Memperbesar tanaman.

VII. Perlakuan Dengan Tujuan Tertentu

1. Persilangan

2. Pembuatan buah tanpa biji

3. Pembuatan buah kotak

4. Pembuatan tanaman raksasa

5. Pembuatan mutasi

6. Pembuatan variegata

7. Pembuatan bonggol besar adenium

8. Pembuatan tanaman yang mini, kompak, tebal anthurium

9. Pembungaan dan Pembuahan diluar musim

10. Mencerahkan warna daun aglaonema


MEMBUAT MUTASI VARIGATA

1. Bahwa mutasi terjadi pada sel yang sedang membelah. Sel yang sedang membelah terdapat pada meristem. Meristem yang sedang membelah terdapat pada mata tunas yang sedang membelah.

2. Mutasi adalah adanya perubahan susunan asam-asam amino dan basa penyusun kromosom yang menyebabkan perubahan ekspresi yang muncul.

3. Perubahan tersebut disebabkan oleh adanya rangsangan yang ekstrim atau salah cetak dalam proses replikasi DNA.

4. Agar terjadinya proses salah cetak maka kita bisa menggunakan suatu senyawa kimia yang dapat menyebabkan mutasi (mutagenic) atau dengan cara membuat proses cetak terjadi dengan cepat.

5. Untuk mempercepat proses cetak maka proses pembelahan harus dipercepat dengan menggunakan hormone sitokinin dan auksin seimbang dibantu dengan pemberian vitamin B1 untuk lebih mempercepat proses pembelahan.

6. Agar pembelahan sel dapat terjadi dengan sangat cepat maka harus disediakan semua kebutuhannya seperti zat pembangun, energi dan komponen penunjang.

7. Agar sel dapat berwarna putih dapat dibuat dengan memberikan hormone giberelin dengan dosis tinggi sehingga pembelahan sel mendahului proses pembentukan klorofil.

8. Proses pembentukan klorofil dihambat dengan tidak diberikannya Fe sebagai unsure penyusun klorofil.

9. Maka yang terjadi adalah sel membelah dengan sangat cepat dan berwarna putih dan proses pembelahannya diganggu dengan adanya bahan pembuat mutasi.

10. Kemudian dengan secara cepat dan mendadak proses pembelahan tadi dihentikan dengan memberikan zat penghambat paclobutrazol. Maka yang terjadi yang tadinya sel membelah dengan sangat cepat tiba-tiba terhenti maka akan terjadi proses pertumbukan yang akan menyebabkan salah cetak.

11. Diharapkan dalam hal ini perubahan sel yang berwarna putih dan proses pertumbukan DNA akan menyebabkan mutasi yang bersifat permanent.

MEMBUAT MUTASI

1. Menggunakan zat-zat yang dapat menyebabkan mutasi.

2. Mutasi disebabkan adanya perubahan susunan komponen pembentuk DNA

3. DNA pada dasarnya dibentuk dari asam-asam amino dan asam amino adalah protein.

4. Jadi semua faktor yang dapat merubah atau mengganggu protein dapat menyebabkan mutasi.

5. Bahan kimia yang dapat menyebabkan mutasi adalah DMS dan EMS

6. Bahan organic yang dapat menyebabkan mutasi adalah racun, biji mahkota dewa, biji saga, biji pepaya dosis tinggi.

7. Faktor lain yang dapat menyebabkan mutasi adalah suhu, radiasi sinar X, sinar gamma, sinar UV, ter, karbit,

8. Bahan bahan tersebut dikenai ke daerah target yaitu titik tumbuh atau pucuk.

9. Perlakuan diberika

10. Secara berulangulang agar proses mutasi dapat terjadi.