Show Mobile Navigation

Artikel Terkini

Berlangganan Artikel Kuljar Via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Pendaftaran

Tukar Link



Sekolah Paket- A-B-C


Blog Tanaman Obat

tea-and-healthy
PT Kipti
Mocafi

Kultur-ITB


Kumpulan Bisnis Online

Qittun Blog

Ningtyas Indri
MyLearningdays
Emilia SP
Knowvie

AL-ZAHRA Indonesia
Pamulang.Net

caissonlabs.com


Direktori Website Indonesia



dir.web.id


blogguebo

Free Submit Directory

engineeredpoetry
Kolom-Tutorial - Kang Rohman
arlina100
maseko.com
Math and Me
Waroeng Betawi
Keluarga Olie Anwar
heniodori
AL-ZAHRA Indonesia
Susilo
Rudy H. SMK Kuningan
BASKORO ADI PRAYITNO
Almadury Ngeblog
dadaptree.com
hakimtea.com
Pamulang.net
viladago.blogsome.com
DEPDIKNAS
JARDIKNAS.ORG
::Blogger DIKNAS Banten::
::Blogger JARDIKNAS::
Blog-Indonesia
Khomsurizal - MEDIA BANTEN
SUNDAPOST
poetramahardika
Hera-ku
Bunda Cantik Azra
mybiz-mymoney
Herry-08
Fajar Kencana
Jendela Hati
pojokguru.com
Bawean Termenung
Kesehatan membawa Barokah-Buyay
nakatsu-senpai -What I Like? I like
Agungosx
Azies.Co.Cc
net'blog - IFAT
Aku dan Duniaku
Kris - TIPS dan TRICK
Islamic-Oase, Mursalin Maroko
Final Fantasy Planet
Jendelahati
Sehatbarokah
Marsudiyanto
Paddi99
bloggeraddicter
Blogger-Pesta
River Maya
Raja Pribumi
Infoku
Practical Blogging - Robyn Tippins
Gaming and Tech - Robyn Tippins
a Healthy Balance - Robyn Tippins
budhe Fakhrun
SmartAlzind - Al-Zahra
Firmansyah AL-Zahra
Bu Ety - Al-Zahra
Amalia Savira - Al-Zahra
Suci Hamidahsyari - Al-Zahra
Delina -Bakos Al-Zahra
Bunda Ririe
Muditayasa
CORETANKU - Hamidz
Informasi Computer & Internet - TITO
Pit and Put - Saefudin Amsa
Tamsil Islami - Orenk's Blog
Kula Gotra Pasek Trunyan, Desa Tamblang
adiWidget - Blog
herveendoank - Tips & Trik Komputer
defantri - Mathholic
Kumagcow
Khalid Mustafa.info
Gatot HP 2000
Karbazon
rachordbilly-raka
Palembang Daily Photo
selinatankersley
Wahyubmw
deafiyanti -Serua, Ciputat
Lawak Jenaka
Panduan Guru-Guru Malaysia
lawak-jenaka
Kumpulan Bisnis Online
cahaya-cahayaku
The Path of Successfull Life -irma14
Remixmax
Humorbendol
www.jakartateachers.com
dppfgii
SuccessFulteaching
Blog GenerateFreeTraffic OnlineMoney
Wong Deso Dan Bodoh Yang Lagi Belajar Mencari Ilmu
Gadget Information
Serpong.org
onestopadvertising-itsolution
awan-smith

maskwarta.blogspot

bas-rul

muhammad-rifqi

googleadsensemania

Komuntas Bogger Banten

Smart Money
Karbazon
lifestyleguide.us
zilafima
slam.co.nr
Tinung Indosat
Maskwarta
Gatot HP
Red Secret Diary
Mas Wigrantoro Roes Setiadi
Ignition Start
fatihsyuhud
nenen.bravejournal
riasmaja
rflowers.wordpress
thobingsunarya
Budiawan-Hutasoit
Masyarakat Telematika
World TV PC
best-voip-service.info
judotenslab
BLOGPOP Org
addwebsitefree
Evelin Avimar
Aliwarto Golekbolo
http://umbultech.com/
Amalkann Nasution
Putri Adrian
jeunellefoster
Telecommunication Stuff
sound-gear.info
quickblogdirectory
Fairu.com >> Website Directory
Are You INTO TECHnology?
Dmegs Web Directory
hampshire shop property
Blog Directory
lancashire business for sale
Free Blog Directory
MyBlog2u.com - Blog Directory

Blogoriffic.com
bloghop.com
Blog Search Engine
dir.web.id

felixsdp

Page Rank Checker
Computer, Software and Internet
tikabanget.com
Ndoro Kakung
estamosdeacuerdo.org
amsatprovider
Kamus Tradisional Gesit Cyberschool

Cordis.europa.eu

Veri Art Shools

Veri Art

Dunia Komputer

Langit-langit.com

Lagu Enak

trubus-online.co.id

Candi Orchid

Anggrek Org

* Desi Damayanti
* Tabita
* Desi Damayanti Skin Care
*
Tabita Skincare
* Info Tabita Skincare Asli
* Facebook Tabita Skincare Desidamayanti
Latest In

22 January 2020

Kultur Jaringan

Azizah Zahra - Wednesday, January 22, 2020





17 December 2019

ESHA FLORA DAN DBKT DKSHE FAKULTAS KEHUTANAN DALAM PAMERAN EXPO IPB UNIVERSITY

Azizah Zahra - Tuesday, December 17, 2019



Pendahuluan
Merupakan gabungan dari tiga even besar yaitu IPBUniversity innovation, Festival bunga dan buah, (kerjasama dengan pemda kabupaten bogor) dan Rangkaian Bunga (kerjasama dengan Asosiasi Bunga Potong Indonesia).
Kebetulan saya diserahi tanggung jawab untuk mengelola stand pamerannya. Ada dua stand yang berbeda yang harus saya siapkan:
1. Stand Divisi Bioprospeksi dan Konservasi Tumbuhan Tropika (DBKT) Departemen Konservasi dan Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Fakultas Kehutanan IPBUniversity. Berada dalam roder A yang merupakan kelompok pameran Innovation IPBUniversity.
2. Stand Esha Flora, Plant And Tissue Culture. Berada pada Roder D tempat berkumpulnya para perusahaan dan agribisnis pertanian.
Pameran berjalan dengan sukses, walau ada beberapa kekurangan kecil, dan itu adalah biasa. Para pengunjung yang datang sangat banyak, bejubel, bahkan sangat bejubelnya membuat ruang pameran terasa sangat sempit dan gerah, karena memang di pakan sari kondisi siang hari cukup terik, Alhamdulillah sore hari hujan shingga suhu udara tidak panas lagi.
Catatan Penting dan Menarik dari Kegiatan besar tersebut:
1. Selamat dan sukses pada semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan yang besar tersebut. Antusias masyarakat sangat tinggi dan dengan sangat bersemangat melihat semua materi pameran.
2. Salut kepada IPBUniversity dengan stand Innovation IPB nya yang menggambarkan inovasi-inovasi baru, karya karya baru yang sangat menarik untuk dikembangkan lebih lanjut agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat
3. Salut kepada Pemda Kabupaten, dan show of Buah yang ditampilkan sangat beragam, sangat menarik dan beberapa jenis buah sudah mulai langka dan unggul. Sangat potensial untuk dapat dikembangkan lebih lanjut
4. Salut pada Asbindo dengan rangkaian bunganya yang sangat indah dan cantik, semoga berkembang terus dan dapat ikut mensejahterakan masyarakat luas
5. Para kelompok tani dengan bibit tanaman buah unggulnya merupakan kelompok tani yang perlu didukung dan dibantu dalam pengembangan bibit unggul berkualitas. Demikian pula membantu masyarakat untuk dapat mengakses mereka dalam mendapatkan bibit unggul untuk ditanam secara besar-besaran di Indonesia
6. Saya mendapatkan buah yang sangat spektakuler yaitu buah kecapi, yang sudah mulai langka dalam ukuran yang sangat besar dan manis, demikian pula dengan mangga bacang yang besar dengan bau wangi dan rasa yang unik.
7. Bibit-bibit hortikultur penemuan dan unggulan IPB, ragam cabe hias dan berbagai cabe hybrid baru yang sangat menarik dan unik, hasil kerja keras prof Syukur.
8. Saya sendiri punya beberapa formula ramuan untuk budidaya tanaman dan juga menampilkan sesuatu yang baru yaitu Aqua Orchid, yaitu suatu konsep menggabungkan keindahan bunga anggrek dengan keindahan dinamika di dalam aquarium. Sungguh indah dan menarik.
9. Hasil transaksi dalam tiga hari saja sudah mencapai mencapai ratusan juta rupiah.
10. Masih banyak hal-hal hebat dan menarik dalam pameran tersebut, yang saya sendiri belum sempat untuk melihatnya lebih detail lagi, padahal sangat menarik.
11. Hal lain yang menarik adalah bahwa stand pameran Inovation IPBUniversity, banyak memunculkan ide,inovasi dan kreasi baru. Dan memang karena fungsinya untuk itu maka dari segi penjualan bisa dibilang sangat rendah. Sebaliknya untuk stand kuliner, stand penjualan tanaman. Ada petani atau peserta pameran yang mungkin panen besar karena bibit yang dijualnya habis ludes, demikian pula dengan stand buah, habis tidak bersisa, mungkin juga karena kalau dibawa pulang malah rugi jadi pada akhir pameran semua diobral habis.
Harapan Kelanjutan Kegiatan Tersebut
Kegiatan besar tersebut merupakan ajang pertemuan, untuk mempertemukan pihak-pihak yang mungkin dapat saling bersinergi. Sebenarnya akan jauh lebih hebat lagi bila pemerintah dengan kekuasan dan kewenangannya memberikan suatu solusi yang win-win solution. Solusi yang memenangkan semua pihak. Adanya kemauan kuat untuk memajukan hasil pertanian di daerahnya, mungkin akan bagus misalnya bila IPBUniversity, sebagai pasar bisa bekerjasama dengan pemda kabupaten untuk menyediakan saryuran dan buah sehat untuk akademisi IPB University, sehingga produk=produk pertanian, buah dan sayur dapat terserap dan akademisi IPB University sehat wal afiat mendapat buah segar sehat terbebas dari bahan beracun.
Ada suatu kemauan bahwa IPB University berkomitmen untuk memajukan dan meningkatkan kualitas dan varietas unggul di kabupaten bogor. Hal-hal seperti ini sebenarnya yang ditunggu-tunggu oleh masyaraklat luas. Kebijakan yang pro masyarakat luas yang mampu meningkatkan dan menggaairahkan perekonomian daerah.
Dari hasil menjaga stand ada beberapa hal menarik:
1. Banyak pihak suka dan tertarik dengan koleksi jenis-jenis langka yang dimiliki oleh DBKT dan merasa kagum dengan adanya jenis-jenis langka, yang mereka kadang baru dengar dan baru tahu
2. Banyak pihak tertarik dengan kompetensi terkait konservasi tumbuhan obat sampai pembuatan herbal dan produk jamu.
3. Ada beberapa pihak yang terkesan dengan koleksi kultur jaringan berbagai jenis yang kita miliki saat ini sudah sekitar 200 jenis kultur.
4. Produk Aqua Scape adalah prototype anggrek di dalam aquarium. Banyak pihak heran, kagum, sangat tertarik dan merasa aneh banyak hal lain yang tidak dimengertinya, mengapa ada anggrek di dalam aquarium. Tapi begitu dijelaskan terutama pihak-pihak yang memang sudah eksis dibidang aquascape, maka wawasan mereka lebih terbuka untuk mengembangkan produk aquascapenya. Oleh sebab itulah maka saat ini di Toko Terang di bogor yang dikenal dengan toko yang menyediakan perlengkapan aquarium dan ikan saat ini juga menjual anggrek, Ini adalah langkah yang sangat peka dan berusaha mengakomodir yang diminta para konsumen yang datang mereka menjual anggrek. Tidak biasa-biasanya. Produk ini sebenarnya ingin menggambarkan kompetensi kami dalam menangkarkan dan memodifikasi kebutuhan hidup suatu tumbuhan, hal ini sangat diperlukan dalam penangkaran dan domestikasi tumbuhan langka hutan tropika.
Stand Divisi Bioprospeksi dan Konservasi Tumbuhan Triopika (DBKT)
Dengan persiapan seadanya pameran berjalan dengan baik, produk yang ditampilan terkait dengan kompetensi Divisi BKT di dalam mengkonservasi tumbuhan hutan tropika dan bioprospeksi tumbuhan hutan tropika. Pengunjung kagum dengan koleksi tumbuhan langka kita, pengunjung kagum dengan koleksi kultur jaringan sebanyak 200 jenis berbagai jenis tumbuhan, pengunjung kagum dengan produk herbal yang dihasilkan, pengunjung kagum dengan teknologi kultur jaringan skala rumah tangga, pengunjung kagum dengan prototype AquaOrchid yang belum pernah mereka lihat dimanapun.
Produk yang dipamerkan
1. Koleksi tumbuhan langka Hutan tropika : Ulin, eboni, Sanrego, Karuk, Walangan, Gaharu
3. Koleksi Kultur jaringan tumbuhan 200 jenis kultur tumbuhan.
4. Aneka produk herbal buatan sendiri
5. Teknologi Kultur jaringan skala rumah tangga
6. Teknologi Aqua Orchid (Orchid di dalam aquarium dengan ikan dan ornament lainnya dengan fasilitas gelembung udara dan lampu.
7. Produk Hormon Esha Flora IPB University
8. Produk Alat Laminar Air Flow Cabinet Esha Flora IPBUniversity
9. Produk Enkas Esha Flora IPB University.
10. Berbagai formula budidaya
Stand Esha Flora, Plant And Tissue Culture
Dalam hal ini Esha Flora melibatkan mitra Esha Flora yang ingin mengikuti pameran. Dalam kegiatan ini Esha Flora tidak ingin berdiri sendiri tapi bersama-sama dengan mitra dan juga melibatkan siswa-siswa SMKKehutanan Bakti Rimba yang telah sekitar 8 tahun mengadakan kerjasama dengan Esha Flora dalam menghasilkan lulusan terampil kultur jaringan.
Pihak Yang ikut pameran adalah:
1. Ade Orchid, spesialis bunga cattleya
2. TFlory, spesialis tanaman athurium variegate
3. PT RAV, spesialis tanaman mutasi dan variegate
4. SMK Kehutanan Bakti Rimba, tenaga kultur jaringan terampil
Produk yang dipamerkan
1. Anggrek cattleya
2. Anthurium variegata
3. Tanaman hias mutasi dan variegata
4. Kultur tanaman koleksi Esha Flora
5. Tanaman aklimatisasi Esha Flora
6. Media aklimatisasi Esha Flora
7. Anekaragam media tanam: cocopiet & sekam bakar, moss,
8. Produk aquascape dengan ornament Anubias sp (hasil kultur) dan ikan burik, menggunakan gelembung udara dan aquarium yang unik.
9. Produk benih siap jual
10. Pupuk tanaman.
Hubungan Esha Flora dan DBKT
Esha Flora, Plant And Tissue Culture dan Divisi Bioprospeksi dan Konservasi Tumbuhan Tropika sebenarnya mempunyai hubungan yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini disebabkan karena Bapak edhi Sandra yang merupakan salah satu dosen DBKT adalah pemilik esha Flora, bersama dengan istrinya yang juga merupakan teman sekelas saat S1 di Biologi IPB angkatan 22. Semua hal yang dilakukan di esha Flora merupakan penjabaran dari tugas seorang dosen dalam mengemban Tridarma perguruan tinggi.
Banyaknya permintaan dan hambatan serta tantangan yang dihadapi masyarakat luas khususnya para petani, membuat bapak edhi Sandra beserta istri membentuk Esha Flora. Esha Flora berawal dari kata Setia Hati yang diambil dari nama Persaudaraan Setia Hati, yang merupakan beladiri pencak silat yang mengutamakan pada setia pada hati sanubari. Hati yang selalu mengingat Allah. Oleh sebab itulah sebenarnya apa yang dikembangkan di Esha Flora semua terkait dalam usaha amal jariah untuk bekal akhirat, dengan membantu berbagai pihak dalam hal bioteknologi dan kultur jaringan. Oleh sebab itulah maka dalam pengembangan Esha Flora bukan prioritas profit orientit tapi lebih mengarah pada pengabdian pada masyarakat. Terbukanya Esha Flora untuk para mahasiswa dan siswa seluru Indonesia, terbukanya Esha Flora untuk riset dan penelitian ilmiah, terbukanya Esha Flora dalam pengembangan kultur jaringan dan bioteknologi, terbukanya Esha Flora untuk membantu para kelompok tani dari seluruh Indonesia, terbukanya Esha Flora untuk membantu perorangan maupun swasta dalam pengembangan bioteknologi dan kultur jaringan.
Dinamika Pengunjung
Banyaknya pengunjung, beragamnya pengujung, sebenarnya banyak yang bisa di follow up. Dari kompetensi DBKT yang dipamerkan sebenaarnya banyak pihak yang ingin sekali bekerjasama dengan pihak DBKT, terkait dengan kompetensi, koleksi jenis, teknologi dan sebagainya. Hal ini bila kita kembangkan lagi dan disiapkan lagi dari segi kerjasama, kompetensi dan teknologinya maka akan menjadi pemasukan yang sangat significan sehingga kita dapat membiayai operasional kegiatan pengembanagn divisi dan departemen.
Hal Tak Terduga
Ada dua hal yang menarik minat pengunjung yang sangat kuat, Kedua hal itu adalah:
1. Produk seni Aquascape berupa scape aquarium yang di dalamnya terdapat tanaman anubias hasil kultur dengan menggunakan aquarium yang unik bentuknya, kemudian diberi blubukan, gelembung udara dan ikan kecil yang cantik ditambah dengan ornament batu hias dan bola jeli. Kesemuanya membentuk satu kesatuan pemandangan di dalam aquarium yang sangat indah dan cantik. Hampir setiap anak kecil yang lewat didepan stand mau tidak mau pasti mampir dan melihat pemandangan tersebut dengan asiknya, banyak juga yang merengek untuk dibelikan produk tersebut, ada yang minta dibelikan ikan hiasnya yang unik dan cantik. Jadi produk tersebut berhasil membuat nangis banyak anak kecil yang tidak mau pergi dan minta dibelikan produk tersebut.
2. Produk Aqua Orchid selalu membuat terheran-heran pengunjung yang lewat, bagi pecinta anggrek mereka ngedumel “kurang kerjaan anggrek koq dimasukin ke air””. Bagi para pecinta aquascape merek terkagum-kagum ada anggrek dalam air. Biasanya mereka melakukan atau membua aquascape hanya jenis tanaman tertentu dengan dominan daun monoton hijau umumnya. Tapi sekarang mereka melihat indahnya bunga anggrek di dalam aquarium bersama dengan idnahnya liukan ikan di dalam aquarium.Mereka sangat kagum dan berharap produk ini dapat berkemabng terus lebih baik lagi.
Bogor, 9 Desember 2019. Jam 21.22 Esha Flora Plant And Tissue Culture. Edhi Sandra.












Pelatihan Kultur Jaringan Tahun 2020

Azizah Zahra - Tuesday, December 17, 2019




Perlu Ikut Pelatihan?
“Ikut Pelatihan? Ngga lah yao..…buat apa ikut pelatihan….sudah menghabiskan waktu….biaya…dan tenaga. Kita bisa hemat dan saving itu semua dengan hanya melihat pelatihan yang banyak di online saat ini. Jaman sekarang ini semua informasi yang kita butuhkan bisa dicari di online, jadi buat apa kita ikut pelatihan, mahal lagi.”….Dengan mempelajari semua informasi terkait kultur jaringan maka kita akan mendapatkan semua yang kita butuhkan……”
Itulah komentar yang sering kita dengar dari berbagai pihak yang bagi sebagian orang merasa”Mampu” secara autodidak untuk belajar sendiri via online…………
Hal tersebut memang benar…..Bahkan Esha Flora berusaha agar para pihak dapat belajar sendiri via online. Banyak artikel yang dibuat dan di share via media online. Mudah-mudahan dapat membantu menambah wawasan dan pengetahuan para pihak.
Di sisi lain, maka ada kondisi yang memerlukan perhatian dan analisa yang kritis agar apa yang kita rencanakan dapat terwujud dengan baik, dan terhindar dari kegagalan maupun macet di jalan.
Komentar di atas, akan cocok dan tidak masalah bila kita hanya sekedar menambah wawasan saja, balajar menambah ilmu, itupun kalau kita mampu memahami materi yang ada di media online terkait pengetahuan yang diinginkan.
Masalah mulai akan timbul bila kita mempunyai rencana yang besar, rencana yang tidak main-main. Rencana yang akan menyerap modal dan investasi yang tidak sedikit. Rencana yang akan memakan waktu, tenga dan biaya yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Rencana ini terkait dengan suatu rencana pengembangan baru, atau diversifikasi, atau alternative usaha baru, atau penguatan usaha yang sudah ada yang semuanya terkait dengan pengembangan Kultur jaringan Tumbuhan.
Bila halnya seperti tersebut di atas, maka kita tidak bisa seenaknya tanpa ada target, bahkan seringkali deadline sangat mepet, sangat sempit sehingga dibutuhkan kemampuan untuk menguasai masalah dalam waktu cepat, benar, sistematis dan menyeluruh.
Dibutuhkan suatu perencanaan yang tidak boleh salah, tidak boleh meleset perencanaannya, tidak boleh ada masalah selama perjalanan dan tidak boleh gagal, karena hal ini melibatkan konsekuensi effort yang tidak sedikit. Bila sudah demikian maka kita bisa main-main, semua harus terencana dengan baik, semua harus benar dan fix, semua harus dapat diantisipasi bila ada masalah.
Sanggupkah kita melakukan itu semua tanpa adanya pengetahuan dan wawasan yang benar serta pengalaman yang handal ? Mungkinkah itu semua kita dapatkan di online? Apakah kita yakin bawa yang di online itu benar dan tidak salah? Apakah tidak ada yang dirahasikan informasi yang ada di online tersebut? Bagaimana kita bisa memastikan bahwa hal tersebut adalah benar? Dan tidak akan salah yang berdampak pada gagalnya semua rencana yang disusun?
Lalu pertanyaan berikutnya, dari mana kita mendapatkan semua informasi yang sangat banyak dan berderet tersebut yang harus dikuasai dengan cepat dan tidak “bertele-tele” (berlarut-larut) agar dapat membangun suatu rencana pengembangan laboratorium kutlur jaringan yang baik yang mampu mendukung program yang kita inginkan?
Maka kembali anda harus meneliti pihak-pihak yang memang dengan sebenarnya bermaksud membantu para pihak untuk dapat mengembangkan laboratorium kulturjaringan dengan baik. Pihak yang memang memberikan Pelatihan kultur jaringan tumbuhan dengan tulus untuk berbagi pengalaman agar para pihak dapat mengembangkan laboratorium kultur jaringan dengan baik. Anda harus mencari, meneliti dan mencari informasi, apakah pihak yang memberikan pelatihan benar-benar berkompeten dalam pengembangan kultur jaringan atau hanya sekedar “Makelar Pelatihan” yang hanya ingin cari keuntungan sesaat
Pelatihan Kultur Jaringan Esha Flora



Mari saya bantu Anda untuk megevaluasi hal tersebut di atas. Salah satu pihak yang memberikan Pelatihan Kultur Jaringan yang banyak tersebar di Indonesia ini adalah Esha Flora, Plant And Tissue Culture. Silahkan Anda cek informasi yang saya sampaikan yaitu:
1. Esha Flora sudah berdiri sejak tahun 2000 dan telah melatih ribuan peserta pelatihan di seluruh Indonesia.
2. Esha Flora berdomisili dan menetap dengan alamat dan kontak person yang jelas dan tidak fiktif, sehingga bila ada hal yang tidak diinginkan maka kita bisa langsung datang ke lokasi.
3. Bahkan Esha Flora mengundang Anda untuk melihat secara langsung pengelolaan Kultur Jaringan skala rumah tangga secara mandiri dan profesional serta kompeten.
4. Esha Flora dimiliki oleh sepasang alumni Biologi IPB 22 lulus tahun 1990 yang tidak diragukan kompetensinya karena pengalamannya yang telah sangat mapan. Bahkan pak Edhi Sandra adalah dosen Konservasi Tumbuhan DKSHE Fahutan IPB University, dan sampai saat ini masih aktif dan ,memang spesialisasinya adalah Kultur Jaringan Tumbuhan. Dan istrinya adalah seorang wanita perintis lingkungan, penggerak kelompok masyarakat dengan membina Kelompok Tani Dewasa Macodes.
5. Para pemilik Esha Flora dari kedua keluarga besar adalah keluarga besar IPB University, karena total terdapat 9 orang alumni IPB University dari kedua keluarga besar pemilik Esha Flora.
6. Esha Flora dengan tulus berusaha untuk dapat mengembangkan Kultur Jaringan di Indonesia. Hal ini merupakan beban moral dari Bapak Edhi Sandra sebagai seorang Dosen yang mempunyai kewajiban Tri Darma Perguruan Tinggi. Dan beliau berusaha untuk dapat mensosialisasikan dan mengaplikasikan kultur jaringan ke kalangan masyarakat bawah.
7. Banyak jejak dan bukti bahwa Esha Flora berusaha membantu masyarakat luas dalam pengembangan kultur jaringan terlihat dari berbagai media online yang ada seperti Website, blog, facebook, IG, dll.banyak artikel yang telah di buat oleh Esha Flora terkait kultur jaringan.
8. Alumni Peserta Kultur Jaringan yang sudah membangun laboratorium dan running dengan usaha kultur jaringan yang berbeda beda setiap peserta pelatihannya, di berbagai daerah di Indonesia
Kompetensi Esha Flora
Terkait Kompetensi Pemiliki dan Pelaku Esha Flora serta program yang dibuat oleh Esha Flora dalam membantu masyarakat luas dalam pengembangan Lab kuljar adalah:
1. Paket Pelatihan yang dibuat adalah paket pelatihan yang sangat padat dan sangat intensif. Paket pelatihan yang memasukkan semua tahapan teknis kultur jaringan sehingga para peserta dapat melihat dan mencobakan setiap pesertanya. Jadi peserta merasakan bagaimana rasanya melakukan setiap tahapan teknis kultur jaringan
2. Paket Pelatihan Esha Flora di setting untuk orang awam, siapapun dapat mengikuti Pelatihan Esha Flora walaupun latar belakang bukan pertanian. Bahkan pegawai Esha Flora adalah sebagian besar bukanlah sarjana, tapi keahlian dan keterampilannya sudah jauh lebih kompeten dibanding sarjana kultur jaringan.
3. Untuk itulah maka durasi pelatihan menjadi 4 hari mulai jam 09.00 sampai jam16.00. Wah lama sekali ? itu adalah komentar orang awam yang sepintas melihat Pelatihan Kultur Jaringan Esha Terlalu lama, dan sangat mahal biayanya. Apakah benar demikian? Coba kita evaluasi. 4 hari biaya 5 juta, berarti satu hari Rp. 1.250.000. Dan sekitar Rp. 3.000.000 dikembalikan atau dialokasikan untuk membiayai biaya operasional pelatihan Anda selama 4 hari tersebut. Sisanya untuk operasional laboratorium kultur jaringan, membayar tenaga kerja pelatihan sehingga boleh dibilang kami hanya mendapat sedikit kelebihan, itupun untuk biaya operasional lab. kuljar per bulan sudah sangat minim. Anda akan bisa merasakan kalau sudah mengelola suatu lab kultur jaringan nantinya.
4. Ir Edhi Sandra MSi adalah memang Dosen Kultur Jaringan Tumbuhan, beliau dipercaya untuk memberikan Pelatihan Vokasi Sertifikasi Kultur Jaringan Tanaman di BBPP Lembang dan sebaliknya Ibu Ir. Hapsiati adalah Asesor Kultur jaringan Tanaman.
5. Disisi lain, sebagai hasil Pelatihan Anda akan mendapatkan banyak hal terkait pengembangan kultur jaringan. Coba kita inventarisir materi apa saja yang Anda dapatkan selama pelatihan di Esha Flora yang tidak akan anda dapatkan di tempat lain

Hasil Pelatihan Kultur Jaringan Yang didapat Peserta.
I.Keterampilan Teknis Dasar
1. Teknis dasar persiapan lab, alat bahan habis pakai dan persiapan laminar Air Flow, Enkas dan Auotoclave yang benar.
2. Teknis dasar persiapan bahan eksplan
3. Teknis dasar dalam sterilisasi eksplan
4. Teknis dasar dalam inisiasi eksplan
5. Teknis dasar pembuatan media
6. Teknis dasar sterilisasi bahan dan alat tanam
7. Teknis dasar membuat ramuan stok media dan formula hormone
8. Teknis dasar membuat media alternatyif dan organic
9. Teknis dasar meracik media kultur dan media praktis
10. Teknis dasar dalam mengukur pH media dan mengaturnya agar sesuai dengan yang ditetapkan
11. Teknis dasar dalam pengoperasional Laminar Air Flow Cabinet
12. Teknis dasar pengoperasionalan Enkas
13. Teknis dasar dalam pengeporasionalan Autocalve
14. Teknis dasar subkultur
15. Teknis dasar penyelamatan eskplan
16. Teknis dasar aklimatisasi
17. Teknis dasar penyerbukan bunga anggrek
18. Teknis dasar Kultur anther
19. Teknis dasar menyebar biji anggrek
20. Teknis dasar Kultur meristem
II.Bekal Keilmuan dan Wawasan Penunjang
1. Persepsi dan Permasalahan kultur jaringan
2. Eksplan dan persiapannya
3. Karakteristik hormone dan fungsionalnya
4. Faktyor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan
5. Permasalahan Teknis dan non teknis yang akan diadapi dalam pengembangan kultur jaringan
6. Istilah dan Metode dalam kultur jaringan: Totipontensi, Kalus, Variasi Somaklonal, Embrio somatic, poliploid, metabolit sekunder, mutasi dan variegate, mutasi sinar gamma, kultur anther, kultur meristem, pertumbuhan minimal, konservasi invitro
7. Strategi dan tahapan pengembangan lab kuljar
8. Pemilihan jenis tanaman kultur yang akan dikembangkan
9. Perencanaan target dan produksi
10. Manajemen, quality qontrol dan quality insurance
11. SOP dalam kultur jaringan, tatatertib dan aturan
III. Dukungan Dan Fasilitas Pasca Pelatihan
1. Sebagai Alumni Esha Flora dan civitas Esha Flora, maka alumni peserta pelatihan diberi akses untuk bertanya tentang pengembangan kultur jaringan
2. Esha Flora memiliki Paket Alat bahan kultur jaringan 1.000 kultur dan 10.000 kultur bahkan sampai 1juta kultur. Hal ini membantu alumni untuk menyediakan seluruh pernik-pernik alat dan bahan yang sangat banyak tersebut, sehingga anda tinggal mengoperasionalkan laboratorium anda.
3. Esha Flora banyak memiliki artikel terkait kultur jaringan yang dapat diakses via online
4. Alumni peserta pelatihan akan di masukkan dalam grup WA Esha Flora yang di dalamnya berkumpul para ahli kultur jaringan, para pengusaha kultur jaringan, para dosen, peneliti, guru, laboran dan praktisi kultur jaringan, para pejabat terkait dengan kulturjaringan, bioteknologi dan pelatihan secara umum. Stakeholder terkait bioteknologi dan pertanian secara umum
5. Esha Flora secara berkala melakukan copy darat untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi dan kerjsama antar anggota grup.
Jadi dengan membayar Rp. 5.000.000 anda mendapatkan semua hal tersebut di atas.
Demikian uraian dari saya. Semoga dapat membantu Anda dalam memberikan keputusan.
Terima kasih
Bogor, Selasa, 3 Desember 2019. Esha Flora, Pland And Tissue Culture. Jam 20.32
Previous
Editor's Choice