Show Mobile Navigation

Artikel Terkini

Berlangganan Artikel Kuljar Via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Pendaftaran

Tukar Link



Sekolah Paket- A-B-C


Blog Tanaman Obat

tea-and-healthy
PT Kipti
Mocafi

Kultur-ITB


Kumpulan Bisnis Online

Qittun Blog

Ningtyas Indri
MyLearningdays
Emilia SP
Knowvie

AL-ZAHRA Indonesia
Pamulang.Net

caissonlabs.com


Direktori Website Indonesia



dir.web.id


blogguebo

Free Submit Directory

engineeredpoetry
Kolom-Tutorial - Kang Rohman
arlina100
maseko.com
Math and Me
Waroeng Betawi
Keluarga Olie Anwar
heniodori
AL-ZAHRA Indonesia
Susilo
Rudy H. SMK Kuningan
BASKORO ADI PRAYITNO
Almadury Ngeblog
dadaptree.com
hakimtea.com
Pamulang.net
viladago.blogsome.com
DEPDIKNAS
JARDIKNAS.ORG
::Blogger DIKNAS Banten::
::Blogger JARDIKNAS::
Blog-Indonesia
Khomsurizal - MEDIA BANTEN
SUNDAPOST
poetramahardika
Hera-ku
Bunda Cantik Azra
mybiz-mymoney
Herry-08
Fajar Kencana
Jendela Hati
pojokguru.com
Bawean Termenung
Kesehatan membawa Barokah-Buyay
nakatsu-senpai -What I Like? I like
Agungosx
Azies.Co.Cc
net'blog - IFAT
Aku dan Duniaku
Kris - TIPS dan TRICK
Islamic-Oase, Mursalin Maroko
Final Fantasy Planet
Jendelahati
Sehatbarokah
Marsudiyanto
Paddi99
bloggeraddicter
Blogger-Pesta
River Maya
Raja Pribumi
Infoku
Practical Blogging - Robyn Tippins
Gaming and Tech - Robyn Tippins
a Healthy Balance - Robyn Tippins
budhe Fakhrun
SmartAlzind - Al-Zahra
Firmansyah AL-Zahra
Bu Ety - Al-Zahra
Amalia Savira - Al-Zahra
Suci Hamidahsyari - Al-Zahra
Delina -Bakos Al-Zahra
Bunda Ririe
Muditayasa
CORETANKU - Hamidz
Informasi Computer & Internet - TITO
Pit and Put - Saefudin Amsa
Tamsil Islami - Orenk's Blog
Kula Gotra Pasek Trunyan, Desa Tamblang
adiWidget - Blog
herveendoank - Tips & Trik Komputer
defantri - Mathholic
Kumagcow
Khalid Mustafa.info
Gatot HP 2000
Karbazon
rachordbilly-raka
Palembang Daily Photo
selinatankersley
Wahyubmw
deafiyanti -Serua, Ciputat
Lawak Jenaka
Panduan Guru-Guru Malaysia
lawak-jenaka
Kumpulan Bisnis Online
cahaya-cahayaku
The Path of Successfull Life -irma14
Remixmax
Humorbendol
www.jakartateachers.com
dppfgii
SuccessFulteaching
Blog GenerateFreeTraffic OnlineMoney
Wong Deso Dan Bodoh Yang Lagi Belajar Mencari Ilmu
Gadget Information
Serpong.org
onestopadvertising-itsolution
awan-smith

maskwarta.blogspot

bas-rul

muhammad-rifqi

googleadsensemania

Komuntas Bogger Banten

Smart Money
Karbazon
lifestyleguide.us
zilafima
slam.co.nr
Tinung Indosat
Maskwarta
Gatot HP
Red Secret Diary
Mas Wigrantoro Roes Setiadi
Ignition Start
fatihsyuhud
nenen.bravejournal
riasmaja
rflowers.wordpress
thobingsunarya
Budiawan-Hutasoit
Masyarakat Telematika
World TV PC
best-voip-service.info
judotenslab
BLOGPOP Org
addwebsitefree
Evelin Avimar
Aliwarto Golekbolo
http://umbultech.com/
Amalkann Nasution
Putri Adrian
jeunellefoster
Telecommunication Stuff
sound-gear.info
quickblogdirectory
Fairu.com >> Website Directory
Are You INTO TECHnology?
Dmegs Web Directory
hampshire shop property
Blog Directory
lancashire business for sale
Free Blog Directory
MyBlog2u.com - Blog Directory

Blogoriffic.com
bloghop.com
Blog Search Engine
dir.web.id

felixsdp

Page Rank Checker
Computer, Software and Internet
tikabanget.com
Ndoro Kakung
estamosdeacuerdo.org
amsatprovider
Kamus Tradisional

Cordis.europa.eu

Veri Art Shools

Veri Art

Dunia Komputer

Langit-langit.com

Lagu Enak

trubus-online.co.id

Candi Orchid

Anggrek Org

* Desi Damayanti
* Tabita
* Desi Damayanti Skin Care
*
Tabita Skincare
* Info Tabita Skincare Asli
* Facebook Tabita Skincare Desidamayanti

26 September 2014

DIKLAT TEKNIS KULTUR JARINGAN BAGI APARATUR PEMDA

Rhino H. Pranapati - Friday, September 26, 2014

KERJASAMA BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIANLEMBANG DAN ESHA FLORA PLANT AND TISSUECULTURE. BANDUNG. 2014

MEDIA KULTUR JARINGAN DAN PERSIAPAN DAN STERILISASI EKSPLAN
Materi Diklat Teknis Kultur Jaringan untuk Aparatur
14 – 21 Juli 2014

Oleh
Ir. Edhi Sandra MSi
Ir. Hapsiati
Esha Flora Plant and Tissue Culture



MEDIA KULTUR  JARINGAN                                                                    

            Pengetahuan media kultur jaringanamat penting karena merupakan jalan pembuka untuk suksesnya tahap pelaksanaankultur jaringan.  Berapa banyak tanamanyang sudah bebas dari kontaminasi pertumbuhannya menjadi lambat, stagnant, tidak ada perubahan,tanaman  antara hidup dan mati, dan adayang tetap berupa kalus terus tanpa bisa menjadi embrio, ada yang tidak bisamultiplikasi, kesemuanya merupakan permasalahan dari komposisi media kulturnya.
            Berbagai media kultur jaringan telahdikembangkan sejak dimulainya kultur jaringan. Media kultur jaringan inikomponen utamanya adalah unsur hara makro dan mikro ditambah dengan gulasebagai pengganti  unsur karbon yang didapatdari hasil proses fotosintesis. Perkembangan selanjutnya adalah penambahanvitamin-vitamin,asam-asam amino, bahan-bahan organik yang ternyata memberikanhasil yang lebih baik dibandingkan komposisi yang terdiri dari unsur hara makrodan mikro saja. Penambahan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) semakin melengkapiberbagai proses kultur jaringan seperti organogenesis atau embriogenesis,bahkan teknk-teknik untuk pemuliaan tanaman seperti poliploidi, fusi protoplasmutlak perlu ZPT.
            Media MS (Murashige&Skoog) adalahmedia kultur jaringan yang banyak digunakan untuk mengkulturkan berbagai jenistanaman. Media MS ini merupakan media yang mempunyai unsur hara makro dan mikroyang lebih lengkap dibandingkan dengan penemu-penemu sebelumnya.   Setelah penemuan media MS ini semakinberkembanglah modifikasi-modifikasi media unutuk tujuan tertentu contohnyaadalah  Lin& Stala untuk kulturjaringan wortel dengan menggunakan setengah komposisi unsur makro MS. MediaNitsch & Nitssch (1969)  ditujukanuntuk kultut anther,  Media Gamborg(1968) untuk kultur suspensi kedelai, Media SH (Schenk & Hidebrant) untukkultur kalus monokotil dan dikotil (banyak digunakan untuk tanaman legume)Media WPM banyak digunakan untuk tanaman berkayu atau tanaman hias perdu ataupohon yag berkayu.
Berikutini tabel komposisi unsur hara makro dan mikro berbagai jenis media  dasar kultur jaringan



Komponen Media Kultur Jaringan :

1.  Unsur Hara Makro
       Setiap tanaman paling sedikit membutuhkan 16 unsur untuk tumbuh normal.Unsur yang dibutuhkan dalam jumlah besar disebut unsur makro, unsur yang sedikit dibutuhkan disebut unsur mikro.Yang termasuk unsur makro adalah Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K),Sulfur(S), Kalsium (Ca), dan Magnesium (Mg). Unsur NPK mutlak diperlukan ,sedangkan unsur S, Ca, Mg boleh ada atau tidak, tetapi  karena fungsinya sangat mendukung pertumbuhanjaringan maka akan lebih baik apabila unsur-unsur tersedia.
          Perbedaan sumber bahan anorganik yangdigunakan akan menyebabkan perbedaan jumlah unsur yang dibutuhkan. Sebagaicontoh untuk sumber N bila diambil dalam bentuk nitrat kisarannya 25 -40 mM,tetapi bila dalam bentuk amonium sekitar 2 – 20 mM.

                                                     

2.     Unsur Mikro
         Unsur hara mikro merupakan unsur hara yag diperlukan dalam jumlahsedikit (ukuran mikromolar). Yang termasuk unsur hara mikro diantaranya adalahFe, Mn, Zn, B, Cu dan Mo. Unsur Co dan I ada yang digunakan di beberapa mediadasar kultur jaringan.

3) Gula
          Sumber karbon yang standar dalahsukrosa dan glukosa. Yang paling banyak digunakan untuk kultur jaringan adalahsukrosa, tapi bila sulit dicari bisa menggunakan gula putih yang dipakaisehari-hari. Gula putih ini juga memenuhi syarat untuk pertumbuhan kultur.
            Konsentrasi sukrosa yang digunakanuntuk kultur juga bervariasi tergantung keperluannya. Menurut Livy WidyaGunawan (1987) untuk kultur kalus dan pucuk konsentrasinya 2-4%, untuk kulturembrio bisa sampai 12 %. Penggunaan sukrosa diatas 3% menyebabkan terjadinyapenebalan dinding sel
            Pengaruh rangsangan dari gula untuk pertumbuhan ditentukanjuga dengan cara sterilisasinya. Penggunaan autoklav untuk sterilisasi dapatmemberikan pengaruh baik atau buruk terhadap pertumbuhan tergantung gula yangdigunakan dalam medium tersebut.

3) Vitamin
        Vitamin-vitamin yang sering digunakan dalammedia kultur jaringan antara lain adalah tiamin (vitamin B1), Piridoksin (VitB6) dan asam nikotinat. Vitamin-vitamin ini umumnya terdapat didalam tanaman.Vitamin lain yang sering ditambahkan dalam medium kultur jaringan adalah :Niasin, glisin, Myo-inositol, asam folat, sianokabalamin, riboflavin, biotin,kolin klorida, kalsium pantetonat, piridoksin pospat.Mio inositol seringditambahkan karena membantu proses pembelahan sel.

4    Asam-amino
Asam-asam amino merupakan sumber N organik yang lebihcepat diambil daripada N anorganik dalam media yang sama. Asam amino berperananpenting untuk pertumbuhan dan diferensiasi kalus. Kebutuhan asam amino untuksetiap tanaman berbeda-beda.

 5.  ZatPengatur Tumbuh
           Zat pengatur tumbuh pada tanamanadalah senyawa organik bukan hara, yang dalam jumlah sedikit dapat mendukung,menghambat dan dapat merubah proses fisiologi tumbuhan. Zat pengatur tumbuh dalam tanaman terdiri dari limakelompok yaitu auksin, giberelin, sitokinin, etilen dan inhibitor dengan cirikhas serta pengaruh  yang berlainanterhadap fisiologis
Zat pengatur tumbuh sangat diperlukan sebagai komponenmedium bagi pertumbuhan dan diferensiasi. Tanpa zat pengatur tumbuh dalammedium pertumbuhan terhambat bahkan mungkin tidak tumbuh . Pertumbuhan kalusdan organ-organ ditentukan oleh penggunaan yang tepat dari zat pengatur tumbuhtersebut

6.PersenyawaanOrganik Kompleks
Persenyawaan organik kompleks adalahbahan organik yang komposisinya berbeda dari sumber satu dengan sumber lainnya,contohnya komposisi kandungan bahan organik pada air kelapa dari tiap kelapaberbeda dan hasilnya juga berbeda.
Contohnya bahan organik kompleks alamiah adalah  air kelapa, ekstrak ragi, juice tomat,ekstrak kentang dsb. Bahan yang terkandung dalam air kelapa antara lain asamamino, asam-asam organik, asam nukleat, purin, gula, gula alcohol, vitamin,mineral dan zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh dalam air kelapa 9-b-dribofuranosyl zeatin, zeatin, n-n`-diphenyl urea.
Casein hiydrolisat merupakan sumber asam amino yangditambahkan untuk memperbaiki pertumbuhan dan morfogenesis terutama media yangtidak mengandung ion ammonium.
Campuran Casein hiydrolisat dan ekstrak ragi  dapat memperbaiki pertumbuhan kalus walausudah ada ion amonium pada kultur jagung (Green et al ,1974).

7.Bahan Pemadat
Bahan pemadatyang sering digunakan adalah agar, keuntungan pemakaian agar adalah: agarmembeku pada temperatur 45 oC dan mencair pada temperatur 100 oC,sehingga dalam kisaran temperatur kultur agar akan berada dalam keadaan bekuyang stabil, tidak dicerna enzim tanaman, dan tidak beraksi denganpersenyawaan-persenyawaan penyusun media. Agar adalah campuran polisakaridayang di buat dari beberapa spesies algae, kandungan agar sedikit mengandungunsur Ca, Mg, K dan Na. Untuk penelitian-penelitian biasanya digunakan agaryang lebih murni.
Kekerasan media meningkat dengan bertambahnya konsentrasiagar, dan juga juga dipengaruhi oleh jenis agar yang dipakai, pH media, danpenambahan arang aktif. Kandungan arang aktif 0.8 sampai 1 % menghambatpembekuan agar. Konsentrasi agar yang tinggi menyebabkan proses pengambilanunsur hara berkurang.
Gelrite adalah polisakarid yang bisa digunakan sebagaibahan pemadat. Gelrit ini dihasilkan dari golongan bakteri Pseudomonas sp. Gelnya lebih bening dari agar, dan jumlah yangdibutuhkan lebih sedikitdibanding dengan jumlah agar untuk membentuk kekerasanagar yang sama.

8.  Arangaktif
Arang aktifadalah arang yang sudah dipanaskan selama beberapa jam dengan menggunakkan uapatau udara panas. Bahan ini mempunyai daya adsorpsi yang sangat kuat.
Pengaruhpenambahan arang aktif pada media dapat mengadsorpsi persenyawaan persenyawaantoksik yang dapat menghambat pertumbuhan kultur terutama persenyawaanfenolik dari jaringan yang terluka pada waktu inisiasi, dapat mengadsorpsi zatpengatur tumbuh sehingga mencegah pertumbuhan kalus yang tidak diinginkan danmerangsang perakaran dengan mengurangi tingkat cahaya sampai kebagian eksplanyang terdapat dalam media.
Arang aktifyang ditambahkan diusahakan merata dalam media, dengan cara dikocok setelah sterilisasidalam autoclave sebelum membeku.

9. Buffer atau pH media
pH harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggufungsi membram sel dan pH dari sitoplasma. Sel-sel tanaman membutuhkan pH yangsedikit asam berkisar 5,5 - 5,8.
Pengaturan pH biasanya dilakukan dengan menggunakkanNaOH  (KOH) atau HCl pada waktu semuakomponen telah dicampur, beberapa saat sebelum disterilkan dalam autoclave.Penambahan asam amino seringkali sebagai buffer organik.

Efisiensi Bahan
            Untuk para pemula kultur jaringan agak berat bila denganmodal yang sedikit harus memulai kegiatan kultur jaringan. Hal ini disebabkanbahan-bahan kultur jaringan untuk yang PA (Pro Analis) agak mahal dan belinyatidak dapat diecer, biasanya untuk unsur hara makro dalam kemasan 500 gram atau1 kg. Untuk unsur mikro seperti cobalt clorid kemasan terkecil adalah 25 gramdengan harga sekitar 1,7 juta, padahal penggunaannya hanya 0,025 mg per literjadi untuk 100 liter saja hanya dibutuhkan 2,5 mg.
Dengan adanyamedia MS praktis dengan hanya menimbang 4,34 g untuk 1 liter media ditambahgula 30 g dan agar 6-7 g sudah dapat dibuat. Lebih mudah lagi bila menggunakanpupuk hiponek hijau atau gandasil karena di awal belajar menanam seringkontaminasi. Demikian pula bahan pengganti masing-masing komponen media bisadicoba. Berikut ini tabel berisi bahan pengganti atau alternatif lainnya

Bahan-bahandapat dimodifikasi dengan bahan yang lebih murah, lebih mudah di dapatkan dipasarantetapi tidak menurunkan mutu/kwalitas dan tidak menyimpang dari tujuan.

Pembuatan Media Praktis, Racikandan Larutan Stok
         Pada saat ini prosespembuatan media sudah dipermudah dengan adanya media praktis.  Beberapa perusahan bahan-bahan kimia sudahmemproduksi bahan media kultur yang praktis. Contohnya dari Fitotek Amerikamengeluarkan media  MS besertamodifikasinya, media khusus untuk anggrek, juga media untuk multiplikasinya.Demikian juga perusahaan Dutchefa dari Belanda. Adanya media praktis ini amatmemudahkan para pelaku kultur jaringan dalam hal pembuatan media.  Dengan hanya menambahkan agar dan gula prosespembuatan media menjadi lebih cepat dan praktis, bahkan ada juga media praktisyang tidak perlu ditambah lagi gula atau agarnya.
            Tetapi untuk kebutuhan tanaman tertentu kita bisa meramumedia yang pas dengan cara merubah konsentrasi dari masing masing unsurpenyusunnya. Untuk penggunaan media dalam jumlah banyak lebih murah membelimasing-masing komponen unsur medianya. Dengan mengunakan larutan stok bahan untuk keperluan 50 atau 100 L akanlebih mudah dibanding setiap kali membuat media harus menimbang lagimasing-masing bahan, selain menghabiskan waktu juga  tidak praktis.
Hal hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan larutan stok :
a.            Pembuatan larutan stok pengelompokkannya berdasarkanunsur hara stok makro, stok mikro, stok Fe, stok vitamin dan stok hormon. Dayasimpan untuk stok hormon 2- 4 minggu, stok hara 4 -8 minggu, tapi bila disimpandi kulkas dapat lebih tahan lama.  Rencanakanjumlah media yang dibuat supaya tidak tersimpan cukup lama.
b.            Bila larutan dalam larutan stok ada pengendapan sebaiknyajangan digunakan lagi, gunakan larutan stok dengan tingkat konsentrasi yanglebih rendah
c.            Bila larutan sudah ditumbuhi mikroorganisme jangandigunakan lagi, terutama untuk vitamin sering terkontaminasi, penggunaan pipetatau alat untuk mengambil larutan harus benar-benar bersih, tutup larutan stokharus rapat
d.           Untuk unsur hara makro dibuat stok tunggal, karenajumlahnya cukup besar dan sumber bahan anorganiknya ada yang dalam bentukkation ada juga dalam bentuk anion, seringkali dicampur terjadi pengendapan.
e.            Perhatikan juga senyawa/ unsur-unsur tertentu ada yangtidak tahan suhu tinggi atau cahaya. Contohnya untuk stok Fe harus terlindungdari cahaya bisa dalam wadah yang gelap atau tempatnya dibungkus koran ataualumunium foil yang tidak tembus cahaya. Larutan stok hormon dan vitamindisimpan di kulkas.

PERSIAPAN DAN STERILISASI ESKPLAN

PERSIAPANEKSPLAN

Tinjauan Eksplan
TingkatPerkembangan Sel     : Sel, Jaringan,Organ
Kemampuanmembelah           :Sel meristem, Sel Dewasa
UmurTanaman                        : Asal eksplan dari tanaman dewasa atauseedling
KemudahanTumbuh                      :Ada tidaknya titik tumbuh
KemudahanSterilisasi             :Biji, Meristem, tanaman hasil karantina

Eksplan adalah bagian tanamanyang akan di kulturkan.  Bahan eksplanyang paling mudah adalah dalam bentuk organ seperti batang, daun atau akar,sedangkan untuk tingkat sel atau jaringan lebih sulit untuk mendapatkaneksplannya , alat yang diperlukan juga lebih banyak dan biasanya lebih mahal serta  media yang dibutuhkannya lebih kompleks.

Penjelasantentang bahan eksplan di tinjau dari berbagai sudut
1.        Tingkat perkembangannnya
a)Sel,
Seladalah suatu unit biologi yang dibatasi membramsemipermeabel dan mempunyai kemampuan reproduksi dalam media yang bebas drsistem kehidupan lain. Sel tumbuhan bisa dibedakan dengan sel hewan karenaadanya struktur dinding sel. Fungsi yang penting dari sel tumbuhan adalahselnya mampu mengikat energi dan mengubahnya dalam bentuk lain, sel tumbuhanyang mempunyai klorofil mengubah energi radiasi menjadi energi kimia
            Komponen utama dari sel adalahMembram sel atau dinding sel yang memisahkan bagian dalam sel dan luar sel ,juga mengatur lalulintas energi dan materi. Sitoplasma  meliputi beberapasubstansi di didalam sel, air, garam gula, enzim alkaloid dan organel. Nukleusatau inti sel bagian terpenting sel yang mengendalikan dan mengontrol aktifitassel dan penyimpanan bahan genetik dalam pewarisan sifat sel.
            Teknik kultur jaringan untuk tingkat sel contohnya adalahfusi protoplas. Protoplas adalah bagian dalam sel selain nukleus. Prinsipteknik ini dengan menggabungkan dua protoplas dari jenis tanaman yang berlainanakan menghasilkan jenis tanaman baru.

b) Jaringan
Jaringanadalah sekelompoksel yang mempunyai bentuk, struktur, dan fungsi yang sama disebut jaringan.Karena aktifitas pembelahan sel, sel-sel terus membelah (disebut kalus), kemudian mengalami morfogenesis danproses diferensiasi ( perubahan bentuk dan fungsi) maka terbentuk jaringan.
Contoh jaringanadalah jaringan epidermis pada daun, merupakan sekumpulan sel-sel yang ada padalapisan paling luar dari daun.
Jaringan dapatdikelompokkan  berdasarkan umur :
Jaringan muda(meristem),
jaringan inibiasanya terdiri dari sel-sel yang masih embrio/muda biasanya dinding seltipis, kaya akan plasma, vakuolanya kecil-kecil
Berdasarkanletaknya ada meristem pucuk atau apikal  terdapat pada ujung batang dan akar berpembuluh disebut juga titik tumbuh. Meristem interkalar terdapat padabeberapa tempat tanaman, terletak diantara jaringan dewasa berdekatan dengannodus dan seludang daun contohnya pada ruas-ruas bambu . Meristem lateral terbentuk pada sisi lateral akar dan batang.Pembelahannya mengarah ke  arahperiklinal dan membentuk jaringan dewasa sekunder. Meristem aksiler yaitumeristem yang terdapat pada ketiak daun atau braktea

Jaringan Dewasaatau permanen.
Terdiri darisel-sel yang sudah mempunyai bentuk dan fungsi tertentu dan tidak bersifatembrional lagi. Kebanyakan berdinding sel tebal, sedikit sitoplasma danvakuolanya besar. Jaringan dewasa pada kadaan tertentu dapat bersifat embrionallagi.
Teknik kultur jaringan pada tingkat jaringanini contohnya adalah kultur meristem, eksplan yang diambil terutama adalahbagian meristem pucuk atau apikal untuk tujuan mendapatkan tanaman bebas virus.

c).  Organ
Jaringan-jaringandiseluruh tanaman akan berkelompok dan terorganisir menjadi satuan yang lebihbesar membentuk sistem jaringan yang disebut organ . Contohnya adalah sistem jaringan yang terdapat padaorgan akar, batang, daun, bunga atau buah.
 Untuk kultur jaringan skala rumah tangga ataukultur jaringan ang paling mudah adalah pada tingkat organ. Contohnya kulturpucuk atau kultur mata tunas.  Untukkultur mata tunas bagian yang diambil adalah potongan batang yang mempunyaimata tunas.
Jadiistilah kultur jaringan adalah teknik aseptik penanaman tidak hanya jaringansaja tetapi seluruh bagian tanaman untuk segala tingkat, baik tingkat sel,jaringan atau organ tumbuhan.

2) Pemilihan eksplanberdasarkan kemampuan sel-sel untuk membelah

Pengambilan  dari sel-sel yang aktif membelah (yaitu sel meristem) karena mengandung hormon tanaman hasilnya dapatseperti yang diharapkan . Pada jaringan meristem akan terjadi   pertambahan volume sel, deferensiasi sel danpenambahan sel.
Pengambilaneksplan dari jaringan dewasa , dalam waktu lama tidak akan terbentuk kalus ,sebab kemampuan untuk membentuk jaringan tidak ada . Meskipun dari tanamandewasa ini terjadi penambahan volume , tetapi tidak terjadi penambahan selsebab tidak mengalami pembelahan sel :

3) Cara pengambilaneksplan  dari umur tanaman

Eksplan dari tanaman yg dewasa
Kelebihannya tanaman dptlangsung diambil sebagai eksplan dan cepat. Kelemahannya  sterilisasi harus cermat, umumnya tanamandewasa bila ditanam di media sering terjadi pencoklatan atau browning, sebabjaringan  dewasa sering mengeluarkanfenol. Bila fenol mengikat oksida dari udara luar akan mengeluarkan senyawafenolik, sehingga eksplam akan menjadi coklat dan akhirnya mati.

Eksplan yang diambil dariseedling.
biji yang sudah cukup tua,ditanam setelah tumbuh, embrio atau tan seedling diambil untuk dikulturkan.

4). Berdasarkan tingkatkemudahan tumbuh

Yang mempunyai titik tumbuh(termasuk biji), seperti mata tunas pada batang, matatunas pada tangkai bunga.
Yang tidak mempunyai titik tumbuh.Contohnyapada jaringan daun (pengecualian pada daun tertentu seperti cocor bebek,begonia)
Dalamkaitannya dengan tingkat kemudahan tumbuh, proses kultur jaringan bisa melaluiperbanyakannya melalui tunas aksiler atau tunas adventif

5).  Berdasarkan kemudahan sterilisasinya
Bisa dipilih eksplan dari biji, bagiantanaman yang masih terlindungi, atau tanaman yang sudah melalui proseskarantina akan lebih mudah dibanding dengan pengambilan eksplan dari bagiantanaman yang langsung berhubungan dengan lingkungan luar.
Biji,
biji yang masi terlindungi oleh dagingbuah umumnya masih steril dan mudah untuk disterilkan, biji anggrek atauadenium bisa langsung ditanam dimedia kultur dengan teknik sterilisasi fisikdengan pembakaran buah, sedangkan yang biji seperti anggur, jeruk, semangkasterilisasinya dengan cara kimiawi dengan menggunakan bahan-bahan kimia dengankonsentrasi rendah.
Bagian tanaman yang masihterlindungi (meristem)
Bagian meristem ini dilindungi olehbagian/pelepah/seludang daun atau batang sehingga tidak kontak langsung denganlingkungan, biasanya lebih mudah disterilisasi karena karena jamur , seranggabiasanya belum menyentuh jaringan ini, otomatis dengan perlakuan bahan kimiakonsentrasi rendah kontaminasi permukaan lebih mudah diatasi
 Tanamanyang sudah dikarantina
Tujuan utama sterilisasi adalah eksplanterbebas dari bakteri, jamur, dengan perlakuan pemberian bakterisida,fungisida, insektisida selama karantina, kemungkinan besar tanaman terbebasdari mikroorganisma penyebab kontaminasi, terutama kontaminasi yang sistemik.

Persiapan bahan-bahan  tanaman sebelum dikerjakan di laminar/enkas.
SterilisasiEksplan  sebelum diruangan alat penaburenkas atau laminar wajib dilakukan. Perlakuan terhadap eksplan tergantungjenisnya, tingkat kelunakan jaringan dan kandungan kontaminan pada eksplan yangdigunakan.  Perlu diperhatikan pemilihanbahan pensteril dan lamanya perlakuan sterilisasi, dan juga kekhususan setiapjenis tanamannya.
       Eksplan seringkali mengalami browning/pencoklatan pada permukaannya.Untuk mencegah pencoklatan dipermukaan eksplan juga bisa direndam dalam larutanberisi 50mg/asam sitrat dan 150mg/l asam askorbat sebagai anti oksidan.
Khusus untuk tanaman berkayu biasanyadicelupkan kedalam alcohol 70% selama beberapa detik. Tujuannya untuk menghilangkangelembung udara, meningkatkan daya antar desinfektan, sekaligus mematikansebagian kontaminan dipermukaan eksplan.
Pemberianfungisida dan bakterisida dilakukan selama kurang lebih 30 menit sambil dikocokterus, terutama untuk biji-bijian yang berasal dari lapang
Perendaman.dalam larutan antibiotik 50-100 mg/l selama beberapa jam atau selama 1 haridapat dibantu dengan aerator untuk memberikan bantuan oksigen terhadap bahaneksplan.

Pekerjaan selanjutnyadikerjakan dilaminar/enkas.
Berbagai cara bisa dilakukan denganmenggunakan berbagai bahan sterilan dengan lama dan tingkat konsentrasi yangberbeda .
            Berikutini konsentrasi dan kisaran waktu sterilisasi beberapa bahan sterilan

Sterilisasibisa dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu bahan seperti alcohol, bahanpemutih pakaian dan HgCl2. Lamanya proses sterilisasi dan konsentrasi bahan tergantung jenis danbagian tanaman yang digunakan.

STERILISASIESKPLAN

Dalam kultur jaringan inisiasi kulturjaringan bebas dari kontaminan merupakan langkah yang sangat penting. Bahantanaman dari lapangan mengandung debu, kotoran – kotoran dan berbagaikontaminan hidup pada permukaanya. Kontaminan hidup dapat berupa cendawan ,bakteri, serangga dan telurnya, tungau, seta spora – spora. Bila kotaminan initidak dihilangkan , maka pada media yang mengandung gula, vitamin, dan mineral,kontaminan, terutama cendawan dan bakteri akan tumbuh secara cepat . dalambebrapa hari, kontaminan akan memenuhi seluruh botol kultur. Eksplan yangtertutup kontaminan akhirnya mati, dapat sebagai akibat langsung dari serangancendawan / bakteri atau secara tidak langsung akibat pensenyawaan toksik yangdiproduksi cendawan / bakteri .
               Pada beberapa jenis tanaman ,ditemukan juga kontaminan yang berasal dari dalam jaringan tanaman , terutamabakteri , bakteri- bakteri ini sampai sekarang belum diindentifikasi  . kontaminan internal ini sangat sulitdiatasi , karena sterilisasi permukaan tidak menyelesaikan masalah. Pada bahantanaman yang mengandung kontaminan internal, harus diberi perlakuan antibioticatau fungisida yang sistemik.
              Setiap bahan tanaman mempunyaitingkat kontaminasi permukaan yang berbeda , tergantung dari :
1)     Jenistanaman nya
2)     Bagiantanaman yang dipergunakan .
3)     Morfologi permukaan( misalnya : berbulu atau tidak )
4)     Lingkungantumbuhnya ( green house / lapangan )
5)     Musimwaktu mengambil ( musim hujan / kemarau )
6)     Umurtanaman ( seedling / tanaman dewasa)
7)     Kondisitanaman nya ( sakit / dalam keadaan sehat )

Keadaan ini menyukarkan penentuan suatuprosedur sterilisasi standard yang berlaku untuk semua tanaman . juga sukaruntuk menentukan prosedur standard yang dapat digunakan untuk suatu jenistanaman yang bersal dari tempat yang berbeda. setiap bahan tanaman harusditentukan melalui pencobaan pendahuluan.
Dalam sterilisasi bahan tanaman , halyang penting yang harus mendapat perhatian adalah bahwa sel tanaman dankontaminan adalah sama- sama benda hidup . kotaminasi harus dihilangkan tanpamematikan sel tanaman . di Negara Negara tropis biasanya kontaminasi  permukaan ini merupakan masalah yang cukupserius . beberapa tahap sterilisasi harus dilakukan.

Prinsip dasar sterilisasieksplan adalah mensterilkan eksplan dari berbagai mikroorganisme, tetapieksplannya tidak ikut mati.  Setiaptanaman memerlukan perlakuan khusus sehingga sebelum dikulturkan. Pengetahuantentang jenis tanaman dan bahan eksplannya, sifat-sifat agen pensterilnya harus benar-benardipahami, apalagi jika termasuk jenis tanaman langka.

Kegiatan sterilisasi eksplan meliputi :
*    proses karantina diluar,
*    sterililisasi sebelumdi laminar
*    sterilisasi di laminar

Karantina
            Karantina ini prinsipnya adalahusaha membuat tanaman lebih sehat dan steril, perlakuan sebelum proses kutur jaringan untuk membuat tanaman bebas darihama penyakit adalah langkah untuk memudahkan mendapat tanaman kultur yangsteril, karena akan mengurangi dosis bahan pensteril dan lamanya prosessterilisasi.
Langkah awal adalah dengan menggantimedia tanam yang ada dengan media tanam yang lebih steril seperti sekam bakardan cocopeat. Hindarii pemakaian pupuk kandang, karena akan memperkaya mikroba.Tanaman diletakkan di tempat yang lebih terlindung dari gangguan hama, bisa digreenhouse atau tempat yang dilindungi dengan inseknet.
Langkah berikutnya dengan memeliharatanaman kurang lebih 3 bulan dengan pemberian insektisida, fungisida danbakterisida secara bergantian setiap seminggu sekali. Pemberian  hormon sitokinin di luar juga amat membantuproses pembentukkan tunas di kultur.
            Kurang lebih setelah tiga bulandikarantina di harapkan tanaman terbebas dari hama penyakit.

Evaluasi Sterilisasi
Untuk dapatmelakukan percobaan sterilisasi dengan baik, kita bisa membuat kisarankonsentrasi dan waktu yang diperlukan untuk sterilisasi dengan rentang yangcukup lebar.  Jika dengan konsentrasitertentu tidak terkontaminasi tetapi eksplannya mati, berarti konsentrasinyaharus diturunkan.  Begitu jugasebaliknya, jika masih banyak kontaminannya, konsentrasi bahan harus dinaikkansupaya tidak terkontaminasi lagi.  Samajuga halnya dengan waktu yang diperlukan untuk sterilisasi.  Jika masih banyak kontaminasi, berarti prosessterilisasi harus lebih lama.  Jika kitatelah berhasil mendapatkan satu kultur saja yang bebas kontaminan, maka kitadapat memperbanyaknya dalam jumlah banyak.
Untukmeningkatkan efisiensi pensterilisasian dapat menggunakan Tween 20 dengan carameneteskan 1-2 tetes ke dalam larutan sterilisasi.  Tujuannya supaya tegangan permukaan bahandisinfektan menjadi lebih rendah sehingga bahan disinfektan dapat menyentuhlekukan-lekukan kecil atau rongga-rongga kecil seperti celah-celah di antarabulu-bulu halus yang ada di eksplan sehingga eksplan benar-benar steril.
          Selain sterilisasidengan kombinasi berbagi bahan disinfektan, bisa juga dilakukan sterilisasibertingkat (konsentrasi bahan disinfektan semakin rendah) untuk suatudisinfektan yang dibarengi dengan pembukaan setiap daun muda sampai mata tunastelanjang.  Untuk kultur anter, anterdapat dipotong dari bunga dan disterilisasi menggunakan klorox (pemutih pakaian)dan HgCl2 dan tidak memerlukan sterilisasi bertingkat.

Eksplan Dan Media
1.            Biji merupakan organtumbuhan yang siap untuk menjadi tanaman yang lengkap. Tanpa ZPT dalam mediakultur, biji akan mudah tumbuh.
2.             TunasPucuk merupakan organ tumbuhan yang hanya memerlukan energi untuk tumbuh.Sel organnya sudah mengarah ke pertumbuhan pucuk. Media yang digunakan biasanyaditambahkan dengan hormon sitokinin 0,5 – 2 mg/l untuk merangsang pertumbuhantunas lebih cepat.
3.              Meristempucuk dan lateral. Meristem merupakan jaringan muda yang siap tumbuh.Meristem pucuk adalah sel-sel yang ada di dalam jaringan tersebut dan berasaldari jaringan yang berfungsi untuk pertumbuhan pucuk.  Namun untuk membentuk organ diperlukan hormonuntuk merangsang pertumbuhan embrio baru supaya dapat tumbuh pucuk baru darisel-sel tersebut. Dibutuhkan hormon goberelin dan sitokinin.
4.               Meristemakar. Sel-sel jaringan meristem akar berfungsi untuk pertumbuhan akar.Adanya pertumbuhan ini akan menghambat tumbuhnya embrio somatik menjadi tanamanbaru. Dibutuhkan hormon yang lebih kuat untuk mendorong terbentuknya embriosomatik.
5.              Jaringanmuda mencakup daun muda, tangkai bunga muda atau bunga muda. Kondisijaringan eksplan ini sudah berdiferensiasi sesuai dengan fungsinya, walaupunbelum mengalami penebalan dinding-dinding selnya., dibandingkan dengan sel-selmeristem  yang masih muda dan belumterdiferensiasi secara fisioogis terpengaruh sifat induknya, untuk sel-seljaringan muda selain sudah terdiferensiasi juga sangat terpengaruh sifat induknya.  Jadi perlu penanaman hormon yang kuat untukmenghilangkan pengaruh fisiologis dan dan mendobrak diferensiasi sel untukmembentuk embrio somatik sehingga tumbuh menjadi tunas muda yang baru.
6.               Jaringandewasa merupakan jaringan yang sudah terdiferensiasi penuh sesuai denganfungsinya dan sudah menjalani fungsinya secara optimal, sudah ada penebalandinding sel, perubahan morfologi selnya, ada akumulasi metabolit sekundernya.Semuanya berpengaruh terhadap sulitnya membentuk embrio somatik. Menumbuhkannyaperlu tahapan-tahapan tertentu seperti proses pengkalusan.
7.              Jaringantua merupakan jaringan yang paling sulit dikulturkan, banyak faktorpenghambat, jaringan sudah dewasa, viabilitas sudah menurun, fungsi komponensel tidak optimal, perlu kelengkapan vitamin, bahan organik siap pakai.